SELASIHMEDIA.COM – Sebuah insiden dugaan pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di jalur lintas Pekanbaru–Bangkinang menjadi perbincangan warganet setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.
Informasi yang beredar menunjukkan kondisi sebuah mobil yang mengalami kerusakan pada bagian kaca depan setelah diduga terkena lemparan batu. Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat kaca mobil tersebut pecah cukup parah. Di dekat kendaraan juga tampak sebuah batu berukuran cukup besar yang diduga menjadi benda yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi tersebut.
Batu yang ditemukan bahkan disebut memiliki ukuran hampir sebesar kepalan tangan orang dewasa. Diduga batu tersebut dilempar oleh seseorang dari kendaraan lain yang melintas di jalur tersebut.
Korban kemudian membagikan kronologi singkat kejadian melalui pesan yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam pesan tersebut, korban meminta bantuan agar informasi tersebut dapat disebarluaskan supaya pengendara lain yang melintas di kawasan Kampar dapat lebih berhati-hati.
“Assalamualaikum min, bantu share tadi kejadian mobil saya dilempar batu oleh pengendara motor langsung kabur, di Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang di Tanjung Rambutan,” demikian foto tangkapan layar pesan yang diduga dari korban seperti dilihat Tribunpekanbaru.com, Senin (16/3/2026).
Unggahan mengenai kejadian tersebut pertama kali ramai setelah dibagikan oleh akun Instagram @seputarkampar_official pada Minggu (15/3/2026). Dalam unggahan itu, pemilik akun juga menandai akun @satlantaskampar yang diduga merupakan akun milik Satuan Lalu Lintas Polres Kampar. Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan bahwa laporan berasal dari warga yang melintas di jalan nasional wilayah Kampar dan mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika berkendara.
“Monitor @satlantaskampar ini dapat laporan dari warga yang melintas di jalan nasional mendapatkan kejadian tidak mengenakkan. Keterangan korban kaca mobil mereka dilempar OTK sehingga mengalami kerusakan,” tulis pemilik akun.
Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah warganet juga memberikan informasi tambahan mengenai kejadian itu. Salah satu pengguna Instagram dengan akun @nadirandiin menyebut bahwa pelaku diduga mengendarai sepeda motor dan melarikan diri ke arah Pekanbaru setelah melakukan aksinya. Ia juga mengungkapkan bahwa pengemudi mobil yang menjadi korban sempat terkena serpihan kaca akibat pecahan kaca yang hancur karena lemparan batu tersebut.
“Dari arah Pekanbaru mau ke Bangkinang kak, sib*ngs*t itu arah ke Pekanbaru, kalau gak salah pakai Scoopy pakai helm. Kurang tau tepat dimananya, soalnya yang bawa sopir, sopir kami matanya kena serpihan kaca mobil,” tulisnya membalas komentar pengguna lain.
Selain itu, beberapa warganet lainnya juga mengaku pernah mengalami kejadian serupa di lokasi yang tidak jauh berbeda di wilayah Kampar. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa aksi pelemparan batu terhadap kendaraan bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Akun @asrati_25 mengaku pernah mengalami kejadian serupa di daerah Tanjung Rambutan.
“Mobil saya juga pernah dilempar pakai batu di Tanjung Rambutan juga, semoga pelaku dapat ganjaran setimpal,” tulisnya.
Pengakuan lain juga datang dari pengguna Instagram dengan akun @ainul.afifa yang menyebut bahwa dirinya juga pernah mengalami kejadian yang sama sekitar dua tahun lalu.
“Mobil kami 2 tahun lalu juga kena, ternyata sampai sekarang masih ada oknumnya, padahal tempat kejadiannya sama di Simpang Tanjung Rambutan,” tulisnya.
Beberapa komentar tersebut menunjukkan bahwa jalur lintas Pekanbaru–Bangkinang yang berada di wilayah Kampar diduga pernah beberapa kali menjadi lokasi kejadian serupa. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat berharap adanya perhatian lebih dari pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Kampar melalui Satuan Lalu Lintas masih belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, Wulan Afdhalia Ramdhani, juga belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan oleh Tribunpekanbaru.com.
Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut serta meningkatkan pengawasan di jalur lintas yang ramai dilalui kendaraan tersebut. Selain untuk mengungkap pelaku, langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah Kampar.
Sumber: TribunPekanbaru.com
