SELASIHMEDIA.COM – Warga Desa Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dikejutkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras rumah warga pada Selasa (17/3/2026) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial SN saat ia pulang usai melaksanakan salat tarawih. Setibanya di rumah, SN merasa heran karena melihat sebuah keranjang bayi yang terletak di sudut terasnya. Rasa penasaran membuatnya mendekat untuk memastikan isi keranjang tersebut. Betapa terkejutnya SN ketika mengetahui bahwa di dalam keranjang itu terdapat seorang bayi laki-laki yang masih dalam kondisi hidup.
Tidak hanya bayi, di dalam keranjang tersebut juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi serta selembar kertas yang berisi identitas dan pesan singkat bertuliskan “Tolong di jaga”. Dalam catatan tersebut, terduga orang tua bayi juga mencantumkan nama sang bayi dengan inisial EAA. Penemuan ini sontak membuat SN panik.
Tanpa berpikir panjang, pemilik rumah segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lain, yakni FUN dan S. Dalam waktu singkat, informasi mengenai penemuan bayi tersebut menyebar luas dan menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga yang berdatangan untuk melihat langsung kejadian tersebut, sehingga suasana di lokasi menjadi ramai.
Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alfredo Krisnata Kaban, Kamis (19/3/2026), membenarkan adanya peristiwa penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan mengenai kejadian itu pada keesokan harinya.
“Pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” ujar IPTU Alfredo.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan beberapa barang yang berkaitan dengan penemuan tersebut, di antaranya seorang bayi laki-laki, sebuah keranjang bayi, satu tas berisi perlengkapan bayi, serta selembar kertas yang memuat identitas dan pesan singkat.
Setelah dilakukan penanganan awal, bayi tersebut kemudian dibawa oleh petugas dan diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Kuantan Singingi guna mendapatkan perawatan serta perlindungan yang layak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan bayi tetap terjaga.
“Selanjutnya bayi tersebut kami bawa dan serahkan ke Dinas Sosial agar mendapatkan perawatan yang layak,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihak Polsek Singingi Hilir masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut. Upaya pengumpulan informasi dan keterangan dari berbagai pihak terus dilakukan guna mengungkap kasus ini secara menyeluruh.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli dan segera melaporkan apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian ini,” tutup IPTU Alfredo.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap sesama, khususnya terhadap anak-anak yang membutuhkan perlindungan. Diharapkan, kasus serupa tidak kembali terjadi, serta pihak yang bertanggung jawab dapat segera ditemukan dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber: TribunPekanbaru.com
