SELASIHMEDIA.COM – Akses transportasi warga di jalur Sontang-Duri, Kabupaten Rohul, kembali terbuka setelah Pemprov Riau melakukan penanganan cepat pada sejumlah titik jalan yang sebelumnya tergenang dan sulit dilalui kendaraan.
Perbaikan sementara dilakukan dengan menimbun bagian jalan yang rusak sekaligus meninggikan badan jalan.
Langkah tersebut membuat kendaraan roda empat kini kembali dapat melintasi ruas yang menghubungkan wilayah Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul, dengan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Penanganan dilakukan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau bersama Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah VI.
Plt Kadis PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi melalui Plt Kabid Bina Marga, Khairul Rizal mengatakan, pekerjaan fungsional pada tiga titik kerusakan telah rampung.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan bagian jalan yang mengalami kerusakan paling parah akibat genangan air.
“Perbaikan Jalan Sontang-Duri sudah selesai kemarin, saat ini sudah fungsional dan sudah bisa dilewati kendaraan roda empat,” kata Khairul Rizal.
Ia menjelaskan, pekerjaan pada titik pertama dilakukan sekitar sepekan sebelumnya. Kemudian titik kedua ditangani empat hari lalu, sedangkan titik ketiga juga telah selesai dikerjakan.
Seluruh proses penanganan tersebut didukung peralatan berat milik UPTJJ Wilayah VI.
“Perbaikan ruas ini kita kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah VI. Untuk pekerjaan kita menggunakan alat berat UPTJJ Wilayah VI,” ujarnya.
Sebelum diperbaiki, beberapa bagian Jalan Sontang-Duri mengalami genangan yang membuat permukaan jalan sulit dilalui.
Kondisi itu terutama berdampak terhadap kendaraan roda empat yang melintas di jalur tersebut.
Ruas ini memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi salah satu akses penghubung antara Rohul dan Bengkalis.
Gangguan pada badan jalan otomatis berdampak terhadap aktivitas warga yang menggunakan jalur tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
Percepatan perbaikan dilakukan setelah kondisi jalan mendapat perhatian dari masyarakat.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto kemudian menginstruksikan jajaran Dinas PUPR-PKPP untuk segera melakukan penanganan.
Kini, titik-titik yang sebelumnya tergenang telah ditimbun dan ditinggikan sehingga akses kendaraan roda empat kembali terbuka.
Meski telah kembali fungsional, Pemprov Riau mengingatkan agar kondisi jalan yang baru ditangani tidak kembali rusak akibat beban kendaraan berlebihan.
Khairul Rizal meminta masyarakat dan pengguna jalan ikut menjaga ruas tersebut, terutama dengan membatasi kendaraan bertonase besar.
“Kami berharap masyarakat dapat membatasi kendaraan besar melintasi jalan itu, seperti truk CPO dan lainnya. Jadi sama-sama kita menjaga, agar tidak rusak lagi. Kalau kendaraan besar tetap lewat, maka jalan bisa rusak kembali,” katanya.
Pemprov Riau juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mengatasi persoalan genangan yang menjadi salah satu faktor kerusakan jalan.
Dinas PUPR-PKPP Riau telah mengusulkan pembangunan tiga Box Culvert di sepanjang ruas Sontang-Duri. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air sehingga tidak kembali menggenangi badan jalan.
“Kita juga sudah usulkan pembangunan Box Culvert tiga titik ruas tersebut. Mudah-mudahan dapat terealisasi, karena dengan adanya Box Culvert bisa menjadi saluran air, dan air tidak menggenangi badan jalan,” pungkasnya.
Sumber : pekanbaru.go.id
