SELASIHMEDIA.COM – Dunia tinju kembali bersiap menyambut pertarungan besar yang mempertemukan dua legenda hidup, Floyd Mayweather Junior dan Manny Pacquiao. Keduanya dijadwalkan kembali naik ring dalam laga bertajuk Mayweather vs Pacquiao II. Pertarungan ulang tersebut direncanakan berlangsung pada 19 September 2026 di The Sphere, sebuah arena futuristik berteknologi tinggi yang terletak di Las Vegas, Amerika Serikat.
Duel ini juga akan mencatat sejarah sebagai pertandingan tinju profesional resmi pertama yang digelar di venue spektakuler tersebut. Laga ini akan disiarkan secara global melalui platform streaming Netflix. Penayangan tersebut menandai langkah ekspansi besar Netflix ke dunia olahraga tarung profesional, sekaligus membuka peluang jangkauan penonton yang lebih luas di berbagai belahan dunia.
Kilas Balik 2015: Pertarungan yang Memecahkan Rekor
Pertemuan pertama antara Mayweather dan Pacquiao berlangsung pada Mei 2015 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas. Pertarungan yang kala itu dijuluki sebagai “Fight of the Century” berhasil menarik perhatian besar dari publik dunia dan mencatat berbagai rekor finansial dalam sejarah tinju.
Dalam duel tersebut, Mayweather keluar sebagai pemenang melalui keputusan angka mutlak dari para juri dengan skor 116-112, 116-112, dan 118-110. Saat itu, Mayweather memasuki ring dengan rekor 47 kemenangan tanpa kekalahan dengan 26 kemenangan KO. Ia juga memegang sabuk juara dunia kelas welter dari WBA, WBC, serta majalah tinju The Ring.
Di sisi lain, Pacquiao datang dengan catatan 57 kemenangan, 5 kekalahan, dan 2 hasil imbang dengan 38 kemenangan KO. Petinju asal Filipina itu juga berstatus sebagai pemegang sabuk juara dunia WBO kelas welter.
Pertarungan tersebut tidak hanya menarik perhatian dari sisi pertandingan, tetapi juga mencetak pencapaian finansial yang sangat besar. Laga itu memecahkan sejumlah rekor, termasuk penjualan pay-per-view yang mencapai sekitar £4,6 juta serta pendapatan tiket yang menembus angka 72,2 juta dolar AS.
Kini, dengan panggung baru di The Sphere serta distribusi global melalui Netflix, duel ulang antara Mayweather dan Pacquiao diperkirakan berpotensi melampaui rekor ekonomi yang tercipta pada pertemuan pertama mereka.
Rekor yang Dipertaruhkan
Mayweather dikenal sebagai salah satu petinju dengan rekor paling sempurna dalam sejarah tinju dunia. Ia menutup karier profesionalnya dengan catatan 50 kemenangan tanpa kekalahan dengan 27 kemenangan KO. Sementara itu, Pacquiao memiliki perjalanan karier yang panjang dengan total 62 kemenangan, 8 kekalahan, dan 3 hasil imbang serta 39 kemenangan KO.
Yang membuat laga ini semakin menarik adalah statusnya sebagai pertandingan profesional resmi, bukan sekadar laga eksibisi seperti yang sering dijalani Mayweather dalam beberapa tahun terakhir. Artinya, hasil pertandingan tersebut benar-benar akan memengaruhi rekor profesional kedua petinju. Pacquiao pun secara terbuka menyampaikan ambisinya untuk membalas kekalahan yang ia alami pada 2015.
“Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan dalam catatan profesionalnya dan selalu mengingat siapa yang memberikannya,” ujar Pacquiao, dikutip dari Mirror.
Sementara itu, Mayweather tetap menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. “Saya sudah pernah bertarung dan mengalahkan Manny sekali. Kali ini hasilnya akan sama.” tegasnya.
Jadwal Pemanasan dan Agenda Lain
Sebelum duel utama pada September mendatang, kedua petinju dijadwalkan menjalani sejumlah laga pemanasan. Pacquiao direncanakan menghadapi Ruslan Provodnikov pada 18 April. Di sisi lain, Mayweather disebut berpeluang menjalani duel eksibisi melawan Mike Tyson.
Ia juga dijadwalkan tampil dalam sebuah acara tinju di Kongo pada 25 April 2026. Mayweather sendiri akan genap berusia 49 tahun pada 25 Februari 2026, sekaligus mengakhiri masa pensiun profesionalnya yang telah berlangsung selama sembilan tahun.
The Sphere: Arena Spektakuler Dunia Olahraga
The Sphere sebelumnya telah menjadi tuan rumah berbagai acara besar, termasuk ajang UFC 306 yang berhasil menarik perhatian dunia. Arena berteknologi tinggi tersebut dikenal memiliki layar LED raksasa yang menyelimuti hampir seluruh bagian interior, sehingga mampu menghadirkan pengalaman visual yang sangat imersif bagi para penonton.
Namun, Mayweather vs Pacquiao II akan menjadi pertandingan tinju pertama yang menjadi acara utama di venue futuristik tersebut.Dengan kombinasi rivalitas lama yang belum sepenuhnya padam, distribusi global melalui Netflix, panggung futuristik berkapasitas besar, serta kehadiran dua legenda hidup tinju dunia, duel ini diperkirakan kembali menjadi magnet perhatian dunia olahraga.
Kini muncul pertanyaan besar: mampukah Pacquiao membalas kekalahan yang ia alami pada 2015, atau justru Mayweather kembali mempertahankan kesempurnaan rekornya hingga akhir kariernya?
Jadwal Tinju Dunia: Mayweather vs Pacquiao II
- Pertandingan: Floyd Mayweather Junior vs Manny Pacquiao
- Tempat dan tanggal: The Sphere, Amerika Serikat (19 September 2026)
- Waktu: Belum diperbarui
- Siaran: Netflix
Dengan latar rivalitas lama yang kembali dipanaskan, panggung futuristik di The Sphere, serta jangkauan siaran global melalui Netflix, pertarungan Mayweather vs Pacquiao II diperkirakan akan kembali menjadi salah satu duel paling menyita perhatian dalam dunia tinju. Pertemuan kedua dua legenda ini tidak hanya menghadirkan nostalgia bagi para penggemar, tetapi juga membuka peluang terciptanya sejarah baru di ring tinju dunia.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana hasil akhir pertarungan tersebut akan tercatat dalam sejarah. Apakah Manny Pacquiao mampu membalas kekalahan yang ia terima pada 2015, atau justru Floyd Mayweather kembali membuktikan dominasinya dengan mempertahankan rekor sempurna dalam karier profesionalnya. Yang jelas, duel ini dipastikan akan menjadi momen yang dinanti oleh para pecinta tinju di seluruh dunia.
Sumber: Tribunsport
