Kondisi Memprihatinkan Bin Sampah yang Rusak di Batam, Picu Risiko Kecelakaan

SELASIHMEDIA.COM – Kondisi bin atau kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam masih tetap dioperasikan meskipun sebagian besar sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Wadah sampah berbentuk kontainer yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara sebelum limbah diangkut ke tempat pembuangan akhir kini banyak yang dalam kondisi tidak layak pakai. Beberapa di antaranya bahkan sudah keropos, sehingga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan di sekitarnya, khususnya pengendara bermotor.

Ketika bin sampah tersebut melintas dalam keadaan kosong, pintu kontainer tampak tidak lagi dapat tertutup dengan sempurna. Hal ini menimbulkan risiko serius karena pintu bisa saja terbuka secara tiba-tiba saat kendaraan sedang melaju di jalan raya.

Sementara itu, saat digunakan untuk mengangkut sampah, tidak jarang muatan yang dibawa justru berjatuhan dan berserakan di sepanjang jalan. Kondisi ini semakin memperbesar potensi bahaya, terutama di tengah lalu lintas Kota Batam yang dikenal padat pada jam-jam tertentu.

Sampah yang tercecer di jalan tentu dapat mengganggu kenyamanan sekaligus keselamatan pengendara. Risiko ini paling dirasakan oleh pengguna sepeda motor, yang jumlahnya mendominasi arus lalu lintas di Batam dan lebih rentan terhadap kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak bersih.

Situasi ini dinilai ironis, mengingat Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, pada Maret 2025 lalu telah menambah sebanyak 40 unit bin kontainer baru. Penambahan tersebut sebelumnya diharapkan mampu menggantikan kontainer lama yang sudah tidak layak digunakan.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Sejumlah kontainer lama yang kondisinya rusak justru masih terus digunakan tanpa adanya perbaikan yang memadai. Hal ini memunculkan tanda tanya besar terkait sistem perawatan, pengelolaan, serta distribusi fasilitas kebersihan di Kota Batam.

Riko, salah seorang warga Batam, mengaku sering melihat langsung kondisi tersebut saat berada di jalan. Ia menyebutkan bahwa masih banyak bin sampah yang sudah rusak berat tetapi tetap dioperasikan.

“Kalau terus dibiarkan, ini bisa jadi pemicu kecelakaan. Apalagi kalau sampah jatuh di jalan ramai,” kata Riko.

Riko juga menyoroti tidak adanya upaya perbaikan yang terlihat hingga memasuki Maret 2026. Menurutnya, penggunaan fasilitas tanpa disertai perawatan yang baik hanya akan mempercepat tingkat kerusakan dan berpotensi menimbulkan kerugian dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, ia menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek keselamatan, tetapi juga berdampak pada tata kelola kebersihan kota secara keseluruhan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini mulai kembali muncul titik-titik tempat pembuangan sampah (TPS) liar di beberapa lokasi.

“Kalau tidak segera dibenahi, bukan hanya soal Bin Sampah rusak, tapi juga bisa memicu masalah sampah yang lebih besar,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala DLH Kota Batam, Dohar Hasibuan, hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi tersebut. Upaya konfirmasi yang telah dilakukan juga belum membuahkan hasil. Meskipun pesan yang dikirim telah terbaca, belum ada tanggapan atau klarifikasi yang diberikan hingga saat ini.

Sumber: TribunBatam.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *