SELASIHMEDIA.COM – Besaran hadiah pada ajang Badminton Asia Championships atau Kejuaraan Asia 2026 menghadirkan angka yang tergolong besar dan menarik perhatian. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender bulu tangkis internasional, khususnya di kawasan Asia, karena menghadirkan persaingan para pemain elite dengan nilai prestise yang tinggi.
Kejuaraan Asia 2026 dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, tepatnya pada 7–12 April 2026, dan akan digelar di Ningbo Olympic Sports Center, China. Turnamen ini merupakan kejuaraan perorangan tingkat Asia yang rutin diadakan setiap tahun, serta menjadi ajang pembuktian kualitas bagi para atlet terbaik dari berbagai negara di benua tersebut.
Sejumlah pebulu tangkis papan atas Asia dipastikan akan ambil bagian dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Di antaranya terdapat dua wakil Korea Selatan yang saat ini menempati peringkat satu dunia, yaitu An Se-young di sektor tunggal putri serta pasangan Kim Won-ho/Seo Seung-jae di sektor ganda putra. Kehadiran mereka semakin menambah daya saing sekaligus kualitas pertandingan dalam turnamen ini.
Lebih lanjut, Kejuaraan Asia 2026 memiliki level yang setara dengan BWF World Tour Super 1000. Hal ini menunjukkan bahwa turnamen tersebut tidak hanya bergengsi, tetapi juga memberikan kontribusi poin yang sangat besar terhadap peringkat dunia para pemain.
Selain itu, nilai hadiah yang ditawarkan juga tergolong tinggi, sebanding dengan level kompetisinya. Tercatat bahwa total hadiah Kejuaraan Asia tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya.
Berdasarkan data dari Badminton Asia, pada tahun 2025 total hadiah yang disediakan mencapai 500.000 dolar AS atau sekitar Rp8,49 miliar. Sementara itu, pada tahun 2026 jumlah tersebut naik sekitar 10 persen menjadi 550.000 dolar AS atau sekitar Rp9,34 miliar, yang menunjukkan adanya peningkatan komitmen dalam penyelenggaraan turnamen ini.
Secara rinci, untuk sektor tunggal, pemain yang keluar sebagai juara akan memperoleh hadiah sebesar 38.500 dolar AS atau sekitar Rp653 juta. Sementara itu, pada sektor ganda, pasangan juara akan mendapatkan hadiah sebesar 40.700 dolar AS atau sekitar Rp690 juta, yang sedikit lebih besar dibandingkan sektor tunggal.Berikut adalah rincian lengkap pembagian hadiah Kejuaraan Asia 2026 (berdasarkan kurs per Senin, 30 Maret 2026):
Sektor Tunggal
- Juara: 38.500 dolar AS atau sekitar Rp653 juta
- Finalis: 18.700 dolar AS atau sekitar Rp317 juta
- Semifinal: 7.700 dolar AS atau sekitar Rp130 juta
- Perempat final: 3.025 dolar AS atau sekitar Rp51 juta
- Babak 16 besar: 1.650 dolar AS atau sekitar Rp27 juta
- Babak 32 besar: 550 dolar AS atau sekitar Rp9 juta
Sektor Ganda
- Juara: 40.700 dolar AS atau sekitar Rp690 juta
- Finalis: 19.250 dolar AS atau sekitar Rp326 juta
- Semifinal: 7.700 dolar AS atau sekitar Rp130 juta
- Perempat final: 3.437 dolar AS atau sekitar Rp58 juta
- Babak 16 besar: 1.787 dolar AS atau sekitar Rp30 juta
- Babak pertama: 550 dolar AS atau sekitar Rp9 juta
Pada edisi sebelumnya, yakni Kejuaraan Asia 2025, Indonesia belum berhasil meraih gelar juara. Pencapaian terbaik diraih oleh pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang berhasil menembus babak semifinal dan meraih medali perunggu.
Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, setelah kalah dengan skor 21-15, 21-23, 11-21. Adapun wakil Indonesia terakhir yang berhasil meraih gelar juara di Kejuaraan Asia adalah Jonatan Christie pada edisi 2024.
Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo tersebut berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Li Shi Feng dari China dengan skor 21-15, 21-16, sekaligus mengakhiri penantian Indonesia untuk meraih gelar di ajang ini. Pada tahun 2026, Indonesia menurunkan total 17 wakil yang akan berjuang untuk mengembalikan tradisi juara.
Para pemain ini diharapkan mampu melanjutkan estafet prestasi sekaligus memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut hasil undian (drawing) wakil Indonesia di Kejuaraan Asia 2026:
Babak Kualifikasi
Tunggal Putra – Grup A
- Moh Zaki Ubaidillah
- Bharat Latheesh (UEA)
- Dmitriy Panarin (Kazakhstan)
Tunggal Putri – Grup B
- Thalita Ramadhani Wiryawan
- Lo Sin Yan Happy (Hong Kong)
- Pui Chi Wa (Makau)
Babak 32 Besar
Tunggal Putra
- Alwi Farhan vs Justin Hoh (Malaysia)
- Jonatan Christie (unggulan 3) vs Leong Jun Hao (Malaysia)
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani (unggulan 6) vs pemenang grup D
Ganda Putra
- Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi vs pemenang grup D
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong)
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan 5) vs Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich (Thailand)
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Kang Min-hyuk/Ki Dong Ju (Korea Selatan)
Ganda Putri
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi vs Liu Sheng Shu/Tan Ning (China/unggulan 1)
- Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan)
- Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine vs Rui Hirokami/Sayaka Hobara (Jepang)
- Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs pemenang grup C
Ganda Campuran
- Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand/unggulan 3)
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Akira Koga/Natsu Saito (Jepang)
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong/unggulan 5)
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (unggulan 7) vs Ye Hong Wei/Nicol Gonzales
Secara keseluruhan, Kejuaraan Asia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan yang ketat, tetapi juga peluang besar bagi para atlet Indonesia untuk kembali mencatatkan prestasi di level Asia. Dengan jumlah wakil yang cukup banyak serta pengalaman yang dimiliki para pemain, harapan untuk meraih gelar juara tetap terbuka lebar.
Sumber: Tribunsport
