Polri Update Kondisi Jalur Mudik Sumatera Pascabencana Jelang Lebaran 2026

SELASIHMEDIA.COM – Kabar penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman di wilayah Sumatera pada perayaan Lebaran 2026 mendatang. Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala mengenai kondisi jalur mudik di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Hal ini menyusul adanya sejumlah jalur yang sebelumnya terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pemulihan infrastruktur di beberapa lokasi terdampak bencana memang belum sepenuhnya selesai. Meski demikian, pihaknya memastikan jalur-jalur utama yang menjadi akses utama para pemudik sudah dapat difungsikan dan dilalui oleh kendaraan.

“Secara prinsip di jalur-jalur utama itu bisa difungsikan,” tegas Irjen Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa aparat kepolisian bersama instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Pemantauan tersebut dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi hambatan yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Mengingat sebagian jalur masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana, Isir turut menyampaikan imbauan khusus kepada masyarakat yang akan melintasi jalur dari wilayah Aceh hingga Sumatera Barat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

“Kami mengimbau saudara-saudara yang melewati jalan itu tetap jaga konsentrasi, jaga fisik, mengemudi dengan santun dan bijak, terlebih kalau membawa keluarga,” pesannya.

Dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat 2026, Polri telah menyiagakan sebanyak 2.756 posko yang tersebar di berbagai titik strategis. Posko-posko tersebut terdiri dari pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan yang berfungsi memberikan layanan serta memastikan keamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

Selain itu, Polri juga menetapkan sebanyak 185.544 objek sebagai fokus pengamanan selama periode Lebaran. Objek tersebut meliputi berbagai fasilitas publik yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 121.796 lokasi merupakan masjid yang akan digunakan untuk pelaksanaan ibadah selama Ramadan dan Idulfitri.

Sementara itu, terdapat pula 4.640 objek wisata yang menjadi perhatian khusus karena diprediksi akan dipadati pengunjung selama masa libur Lebaran. Di samping itu, pengamanan juga difokuskan pada berbagai simpul transportasi seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun kereta api yang menjadi titik mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik. Polri juga telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

Rekayasa lalu lintas seperti penerapan sistem One Way (satu arah) maupun Contraflow (lawan arus) akan diberlakukan secara situasional, tergantung pada kondisi kepadatan kendaraan di lapangan. Penerapan kebijakan tersebut akan didasarkan pada hasil pemantauan serta penghitungan volume kendaraan atau traffic counting yang dilakukan secara real-time oleh petugas di berbagai jalur utama mudik.

“Harapan kami, seluruh saudara-saudara yang mudik merayakan Lebaran bisa aman, selamat, nyaman, dan bergembira bersama keluarga,” pungkas Irjen Isir.

Sementara itu, berdasarkan prediksi yang telah disusun, puncak arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan terjadi dalam dua fase. Fase pertama diprediksi berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026, sedangkan fase kedua diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Adapun untuk puncak arus balik, diperkirakan akan berlangsung pada Selasa, 24 Maret 2026 dan Sabtu, 28 Maret 2026, ketika masyarakat mulai kembali ke kota masing-masing setelah merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *