BPS Ungkap 3 Wilayah dengan Biaya Hidup Termahal di Sumatera

SELASIHMEDIA.COM – Di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, biaya hidup masyarakat ternyata tidak merata. Jika provinsi seperti Lampung dan Sumatera Selatan dapat menikmati biaya hidup yang relatif lebih rendah berkat ketersediaan komoditas pangan yang melimpah, situasi berbeda justru terjadi di kawasan timur serta wilayah kepulauan Sumatera.

Di daerah-daerah ini, masyarakat harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Perbedaan tersebut terlihat dari data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) per 12 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup mencolok terkait tingkat pengeluaran masyarakat di sejumlah provinsi di Sumatera.

Beberapa daerah tercatat memiliki rata-rata pengeluaran per kapita yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Berbagai faktor dinilai berperan dalam mendorong tingginya biaya hidup di wilayah tersebut. Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah kondisi geografis.

Provinsi-provinsi yang berada di kawasan kepulauan, seperti Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, memiliki tantangan tersendiri dalam hal distribusi barang dan jasa. Wilayah yang terpisah oleh lautan sangat bergantung pada transportasi laut untuk mendatangkan berbagai kebutuhan pokok.

Proses distribusi yang lebih panjang, ditambah dengan biaya transportasi yang relatif tinggi, sering kali berdampak pada meningkatnya harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Selain itu, faktor kedekatan dengan pusat ekonomi internasional juga turut memengaruhi dinamika harga di wilayah tersebut.

Beberapa daerah di Sumatera bagian timur berada cukup dekat dengan negara-negara yang memiliki kekuatan ekonomi besar di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia. Kedekatan geografis ini secara tidak langsung memengaruhi standar harga barang dan jasa di pasar lokal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat tiga provinsi di Pulau Sumatera yang tercatat memiliki biaya hidup tertinggi jika dilihat dari rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat setiap bulan.

1. Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau menempati posisi pertama sebagai wilayah dengan biaya hidup paling tinggi di Sumatera. Rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di provinsi ini tercatat mencapai Rp 2.468.319 per bulan. Dari total tersebut, pengeluaran terbesar berasal dari kebutuhan bukan makanan yang mencapai Rp 1.404.422 per bulan.

Sementara itu, pengeluaran untuk kebutuhan makanan berada di angka Rp 1.063.897 per bulan.Tingginya biaya hidup di Kepulauan Riau tidak terlepas dari faktor geografis wilayah tersebut yang berada sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kedekatan ini memengaruhi standar harga berbagai barang dan jasa di daerah tersebut sehingga biaya hidup masyarakat menjadi relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Sumatera.

2. Kepulauan Bangka Belitung

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada di posisi kedua sebagai daerah dengan biaya hidup tertinggi di Sumatera. Rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di provinsi ini tercatat sebesar Rp 1.765.551 per bulan. Dari jumlah tersebut, pengeluaran untuk kebutuhan makanan mencapai Rp 915.697 per bulan.

Sementara itu, pengeluaran untuk kebutuhan bukan makanan tercatat sebesar Rp 849.854 per bulan. Sebagai wilayah kepulauan, Bangka Belitung juga menghadapi tantangan dalam hal distribusi barang. Ketergantungan pada jalur laut membuat proses distribusi menjadi lebih kompleks dan mahal, yang pada akhirnya turut memengaruhi harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.

3. Riau

Provinsi Riau juga termasuk dalam daftar wilayah dengan biaya hidup tertinggi di Sumatera. Rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di provinsi ini tercatat mencapai Rp 1.610.427 per bulan. Dalam struktur pengeluaran tersebut, sektor makanan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp 844.678 per bulan.

Sementara itu, pengeluaran untuk kebutuhan bukan makanan tercatat sebesar Rp 765.749 per bulan. Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera, Riau memiliki perputaran ekonomi yang cukup tinggi.

Aktivitas perdagangan dan industri yang berkembang di provinsi ini turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat serta tingkat harga barang dan jasa, sehingga biaya hidup masyarakat di Riau tergolong lebih tinggi dibandingkan sejumlah daerah lain di Sumatera.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *