SELASIHMEDIA.COM – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kampar pada Kamis (30/4/2026). Kondisi tersebut terlihat di beberapa titik, terutama di kawasan Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Kampar. Antrean kendaraan bahkan memanjang hingga ke badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar SPBU menjadi tersendat.
Tidak hanya kendaraan pengguna biosolar yang mengantre, pengendara sepeda motor maupun mobil yang menggunakan bahan bakar subsidi jenis pertalite juga tampak menunggu giliran untuk mengisi BBM. Situasi ini membuat masyarakat menduga terjadi kelangkaan bahan bakar minyak di wilayah tersebut.
Salah seorang warga Bangkinang, Khairuddin, mengaku antrean panjang sudah terjadi sejak Selasa (28/4/2026). Ia mengatakan harus menunggu selama beberapa jam untuk mendapatkan pertalite di SPBU. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait ketersediaan BBM di Kampar.
Khairuddin juga menyebut bahwa tidak hanya pertalite yang sulit didapatkan, tetapi BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo juga mulai langka. Bahkan, menurutnya, bahan bakar tersebut sulit ditemukan di tingkat pengecer. Kondisi itu membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh BBM sesuai kebutuhan kendaraan mereka.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil (DisdagKUMK) Kabupaten Kampar memberikan penjelasan terkait penyebab antrean panjang di SPBU. Kepala DisdagKUMK Kampar, Syarifuddin, mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari pengelola SPBU mengenai situasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan penjelasan dari pihak SPBU, antrean panjang terjadi karena kuota BBM untuk bulan ini telah habis sebelum pergantian bulan. Namun, Syarifuddin tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait dugaan kelangkaan BBM di Kampar.
Ia menjelaskan bahwa Pertamina telah menetapkan kuota distribusi BBM untuk setiap SPBU dalam hitungan tahunan. Kuota tersebut kemudian dibagi menjadi jatah harian untuk penyaluran kepada masyarakat. Ketika konsumsi meningkat dan melebihi perkiraan harian, stok BBM di SPBU dapat lebih cepat habis sebelum pasokan berikutnya datang. Meski demikian, pihaknya berharap distribusi BBM dapat kembali normal dalam waktu dekat sehingga antrean panjang di SPBU segera teratasi.
Sumber: Tribunpekanbaru
