.SELASIHMEDIA.COM – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang terjadi belakangan ini memang berdampak pada berbagai sektor, termasuk mata pencaharian nelayan. Namun, kondisi tersebut tidak dirasakan oleh para nelayan di Kabupaten Rokan Hilir. Mereka mengaku masih dapat menjalankan aktivitas melaut seperti biasa tanpa kendala berarti terkait ketersediaan BBM.
Hal ini disampaikan oleh dua nelayan setempat, Wiwid dan Amri, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut. Menurut Wiwid, mereka menggunakan BBM jenis bio solar bersubsidi yang hingga saat ini masih tersedia dengan harga yang stabil. Ia menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga yang signifikan untuk BBM yang mereka gunakan. Selain itu, selama ini mereka juga tidak pernah mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan BBM untuk keperluan melaut.
Senada dengan itu, Amri menjelaskan bahwa pembelian bio solar biasanya dilakukan melalui agen yang sudah menjadi langganan mereka. Dalam sekali pembelian, ia mengaku menggunakan jerigen berkapasitas sekitar 35 liter dengan harga kurang lebih Rp300.000 per jerigen. Sistem distribusi yang sudah berjalan dengan baik ini dinilai sangat membantu nelayan dalam menjaga kelancaran aktivitas mereka di tengah situasi kenaikan harga BBM non-subsidi.
Ketersediaan BBM yang relatif aman di daerah tersebut juga dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Rohil, M. Fauzi. Ia memastikan bahwa stok BBM di wilayah Kabupaten Rokan Hilir masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk para nelayan. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi BBM di daerah tersebut berjalan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kelangkaan seperti yang terjadi di beberapa wilayah lain.
Dengan kondisi tersebut, para nelayan di Rokan Hilir tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi mereka tanpa gangguan berarti. Stabilnya pasokan BBM bersubsidi menjadi faktor utama yang menjaga keberlangsungan pekerjaan mereka, sekaligus memberikan rasa aman di tengah dinamika harga energi yang terjadi saat ini.
Sumber: Tribun Pekanbaru
