SELASIHMEDIA.COM – Apple dirumorkan sengaja menunda peluncuran iPhone 18 versi standar sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan dalam menghadapi persaingan industri smartphone yang semakin ketat. Langkah tersebut disebut bukan disebabkan kendala teknis semata, melainkan keputusan yang telah diperhitungkan untuk menjaga stabilitas penjualan produk sebelumnya, yakni iPhone 17. Selain itu, strategi ini juga dikaitkan dengan upaya Apple menekan biaya produksi di tengah tantangan rantai pasokan global yang masih berlangsung.
Informasi mengenai penundaan tersebut pertama kali muncul dari leaker teknologi bernama Fixed Focus Digital melalui unggahannya di platform Weibo. Laporan itu kemudian dipublikasikan media teknologi MacRumors pada 6 Mei 2026. Dalam bocoran tersebut disebutkan bahwa Apple memang sengaja mengatur ulang jadwal peluncuran iPhone 18 standar agar iPhone 17 memiliki masa penjualan yang lebih panjang di pasar global.
Menurut laporan yang beredar, Apple saat ini masih menghadapi berbagai tantangan dalam produksi komponen perangkat elektronik, termasuk pasokan chipset dan layar. Situasi tersebut membuat perusahaan memilih untuk lebih berhati-hati dalam menyiapkan generasi iPhone berikutnya. Daripada memaksakan peluncuran lebih cepat dengan risiko produksi terbatas, Apple disebut lebih memilih memperkuat distribusi iPhone 17 yang saat ini masih memiliki permintaan tinggi di sejumlah negara.
Strategi tersebut juga dikaitkan dengan persiapan Apple menghadapi festival belanja Double 11 atau Singles’ Day di China. Acara tersebut dikenal sebagai salah satu momen belanja terbesar di dunia dan menjadi ajang penting bagi produsen smartphone untuk meningkatkan penjualan. Apple disebut ingin memastikan stok iPhone 17 tersedia dalam jumlah besar agar mampu bersaing secara maksimal di pasar China selama periode tersebut.
Selain penundaan jadwal peluncuran, bocoran terbaru juga menyebut iPhone 18 standar kemungkinan hadir dengan spesifikasi yang lebih rendah dibanding perkiraan awal. Penyesuaian tersebut diduga dilakukan sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya produksi. Beberapa sektor yang disebut mengalami perubahan adalah layar dan chipset perangkat.
Laporan itu menyebut Apple kemungkinan akan menggunakan komponen dengan spesifikasi berbeda agar biaya produksi tetap terkendali tanpa harus menaikkan harga jual perangkat secara signifikan. Bahkan, muncul rumor bahwa Apple berencana mengubah penamaan chip seri A pada iPhone 18 agar penurunan spesifikasi tidak terlalu terlihat oleh konsumen umum.
Meski demikian, langkah tersebut dinilai tetap berpotensi diterima pasar apabila Apple mampu mengatur waktu peluncuran dengan tepat. Menurut bocoran yang beredar, iPhone 18 standar diperkirakan baru akan hadir sekitar 18 bulan setelah peluncuran iPhone 17. Dengan jeda waktu tersebut, Apple diyakini dapat menjaga siklus penjualan produknya tetap stabil sekaligus memberikan ruang bagi iPhone 17 untuk terus mendominasi segmen smartphone premium kelas menengah.
Di sisi lain, Apple juga dikabarkan mulai mempersiapkan tahap Engineering Validation Testing atau pengujian validasi teknik untuk iPhone 18 dan iPhone 18e pada Juni mendatang. Tahap pengujian ini menjadi bagian penting sebelum perangkat memasuki proses produksi massal.
Meski seluruh informasi tersebut masih sebatas rumor dan belum dikonfirmasi resmi oleh Apple, bocoran ini menunjukkan bahwa perusahaan kemungkinan tengah menyiapkan strategi baru untuk menjaga daya saing bisnis iPhone di tengah kondisi pasar global yang terus berubah.
Sumber: Tribun Pekanbaru
