Seorang Pria di Batam Lompat dari Jembatan Barelang, Ditemukan Selamat Meski Syok

SELASIHMEDIA.COM – Mario Sariando Hutagalung, pria yang sempat menghebohkan warga Batam karena dilaporkan melompat dari Jembatan 1 Barelang pada Selasa (31/3/2026) malam, akhirnya berhasil ditemukan. Kabar ini membawa kelegaan karena ia ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dinyatakan hilang usai kejadian tersebut.

Peristiwa ini sebelumnya sempat memicu kekhawatiran luas di masyarakat sekitar. Saat ditemukan, kondisi Mario dilaporkan masih sadar meskipun mengalami syok ringan akibat kejadian yang dialaminya.

Secara fisik, ia tidak mengalami luka serius dan kondisinya perlahan mulai membaik. Ia diketahui mampu bertahan dengan berenang melawan arus laut hingga akhirnya mencapai tepian di sekitar kawasan Jembatan Barelang, sebuah upaya yang menunjukkan perjuangan fisik yang cukup berat.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari, dan setelah berhasil mencapai daratan, Mario ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melaut di sekitar perairan Jembatan Barelang. Nelayan tersebut saat itu tengah memancing sebelum akhirnya menyadari keberadaan korban yang membutuhkan pertolongan. Momen ini menjadi titik penting dalam proses penyelamatan Mario.

“Sudah ditemukan tadi malam, langsung di evakuasi. Di bawa ke RS Embung Fatimah. Kondisinya sehat, hanya sedikit terlihat shock,” ujar Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius, Selasa (31/3) malam.

Ia juga menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 22.35 WIB di kawasan pantai dekat Hotel Harris Resort, setelah sebelumnya dilaporkan terjun sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut keterangan yang dihimpun, nelayan yang menemukan Mario awalnya mendengar suara teriakan minta tolong dalam kondisi lemah.

Meski sempat terkejut, nelayan tersebut tidak panik karena sudah mengetahui adanya laporan kejadian sebelumnya. Ia kemudian segera menghampiri sumber suara dan memastikan kondisi korban sebelum memberikan pertolongan.

Dalam proses evakuasi, nelayan tersebut bahkan sempat menunjukkan reaksi emosional dengan mempertanyakan tindakan nekat yang dilakukan oleh Mario. Setelah itu, ia membawa korban ke daratan dan menyerahkannya kepada petugas SAR untuk penanganan lebih lanjut.

Dari informasi petugas, diketahui bahwa Mario mampu bertahan hidup karena berusaha berenang menuju arah cahaya lampu yang terlihat dari daratan. Sebelumnya, peristiwa ini bermula dari laporan adanya seorang pria yang terjun dari atas Jembatan 1 Barelang pada malam hari.

Identitas korban kemudian diketahui sebagai Mario Sariando Hutagalung, seorang karyawan swasta yang bekerja di Batam. Kejadian ini langsung menarik perhatian publik dan memicu upaya pencarian oleh tim terkait.

Dari informasi yang diperoleh di lokasi, sebelum kejadian, Mario meninggalkan sejumlah barang yang mengarah pada identitas dirinya. Ia meninggalkan name tag perusahaan tempatnya bekerja, yang bertuliskan PT Batam Winsen Berjaya.

Selain itu, terdapat pula secarik kertas dengan tulisan “I Love Mother” beserta nomor telepon yang dimaksudkan agar dapat dihubungi oleh pihak yang menemukan. Tidak hanya itu, ditemukan pula pesan panjang yang ditulis oleh korban yang bernuansa sangat pribadi. Pesan tersebut berisi ungkapan perasaan dan permintaan kepada orang-orang terdekatnya. Berikut isi pesannya: Mario sarlando

“bit, klo kau tengok chat ku ini mungkin udah ga ada lagi aku di dunia ini, gausah kau pikirin aku mati kek mana, mungkin ini lah jalan terbaik, ga bisa aku cerita ke siapa, tapi aku cuman minta tolong bit, tolong bilang sama mamaku sayang kali aku sama mamaku, bilang supaya ga dipikirin aku, bilang sama Frengki, bima, terima kasih tau udah pernah bantu aku di saat yang sulit, sama kau makasi banyak udah pernah hadir di hidup ku walau cuman bentar tapi kau paling menyentuh hati ku, bilang sama mamaku klo ada kehidupan selanjutnya aku masih mau jadi anak mamaku, sekali lagi see you in the next life. bilang sama mamaku jangan dipikirin aku ya bit, sejuta sayang buat mamaku bit harus kau sampaikan ya.”

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik sebuah kejadian besar sering kali terdapat persoalan pribadi yang tidak terlihat di permukaan. Beruntung, Mario berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan kini mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Ke depan, diharapkan proses pemulihan tidak hanya berlangsung secara fisik, tetapi juga secara mental, sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik dan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dari lingkungan sekitarnya.

Sumber: TribunBatam.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *