SELASIHMEDIA.COM – Suasana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idulfitri. Aktivitas jual beli terlihat semakin ramai seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mempersiapkan berbagai keperluan Lebaran, terutama pakaian baru.
Para pedagang mengaku transaksi penjualan mulai mengalami peningkatan sejak memasuki pekan pertama bulan Ramadan. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati hari raya.
Salah satu lokasi yang mulai ramai pengunjung adalah Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru. Seorang pedagang pakaian di kawasan tersebut, Hilmiati, mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya mulai menunjukkan peningkatan meskipun tidak ada program potongan harga seperti yang biasanya ditawarkan oleh pusat perbelanjaan besar.
Menurut Hilmiati, lonjakan pembeli mulai terasa sejak sekitar sepekan Ramadan. Banyak masyarakat yang datang untuk mulai mencari dan membeli pakaian baru sebagai persiapan menyambut Lebaran.
Ia menilai momen menjelang Idulfitri memang selalu menjadi waktu yang paling dinantikan oleh para pedagang pakaian karena biasanya jumlah pembeli meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Hilmiati yang menyewa lapak di STC tersebut juga menyebutkan bahwa pembeli yang datang tidak hanya berasal dari Kota Pekanbaru, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Provinsi Riau.
“Biasanya memang ramai kalau sudah mendekati Lebaran. Pembeli juga banyak yang datang dari luar Pekanbaru,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh pedagang pakaian lainnya di kawasan yang sama, Edwar. Ia mengaku penjualan di tokonya juga mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.
Menurut Edwar, kondisi seperti ini memang sudah menjadi fenomena tahunan menjelang Hari Raya Idulfitri. Masyarakat biasanya mulai berburu berbagai kebutuhan Lebaran, termasuk pakaian baru untuk dikenakan saat hari raya.
“Diskon atau tidak diskon sama saja. Kalau sudah mau Lebaran biasanya semua diburu pembeli,” jelasnya.
Tidak hanya di dalam pusat perbelanjaan, pedagang yang berjualan di luar kawasan mal juga merasakan peningkatan jumlah pembeli. Meskipun banyak pusat perbelanjaan menggelar program diskon besar-besaran, para pedagang di toko-toko mandiri tetap merasakan dampak positif dari meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.
Salah satunya diungkapkan oleh Andri, pemilik toko pakaian di kawasan Jalan Kaharuddin Nasution. Ia mengatakan peningkatan jumlah pembeli di tokonya sudah mulai terasa sejak sekitar dua pekan menjelang Lebaran. Menurutnya, sebagian masyarakat tidak terlalu memperhatikan apakah ada program diskon atau tidak ketika membeli pakaian untuk Lebaran.
“Memang meningkat karena pembelinya tidak kenal diskon atau tidak diskon kalau lebaran, sebagian yang diskon itu juga harganya sama, harga dinaikkan dulu baru di diskon, jadinya sama aja,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pengunjung bernama Yunus mengaku sempat kesulitan saat berbelanja karena padatnya pengunjung di beberapa pusat perbelanjaan di Pekanbaru. Ia mengatakan keramaian tersebut mulai terasa terutama dua pekan menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika masyarakat berbondong-bondong membeli berbagai kebutuhan Lebaran.
“Sampai bergerak saja sudah payah, padat, ramainya minta ampun,” ujar Yunus.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri, aktivitas belanja di pusat perbelanjaan maupun toko-toko pakaian di Pekanbaru diperkirakan akan terus meningkat. Para pedagang pun berharap momentum ini dapat mendongkrak penjualan sekaligus membantu meningkatkan pendapatan mereka selama musim Lebaran tahun ini.
Sumber: TribunPekanbaru.com
