SELASIHMEDIA.COM – Silly Season MotoGP 2027 tidak hanya membahas perpindahan pembalap, tetapi juga dinamika second team. Tim VR46 milik Valentino Rossi dikabarkan sempat didekati oleh Aprilia. Namun, VR46 Racing Team disebut semakin dekat untuk memperpanjang kerja sama dengan Ducati.
Saat ini, kontrak kerja sama antara VR46 dan Ducati masih berlaku hingga akhir musim 2026. Artinya, belum ada kesepakatan resmi mengenai penggunaan motor Ducati pada era regulasi baru MotoGP yang akan dimulai pada 2027.
Direktur tim VR46, Alessio Salucci, mengungkapkan bahwa kesepakatan baru kemungkinan dapat diumumkan dalam waktu dekat. VR46 mulai memiliki peran yang lebih penting dalam struktur Ducati sejak musim 2025. Pada saat itu, mereka menggantikan Pramac Racing sebagai tim satelit utama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Perubahan regulasi MotoGP 2027, termasuk penggunaan mesin 850cc yang menggantikan 1000cc serta pelarangan total perangkat ride-height, membuat beberapa tim satelit mulai mempertimbangkan berbagai opsi baru.
Situasi ini juga mendorong Aprilia untuk membuka komunikasi dengan VR46 guna mengetahui kemungkinan kerja sama di masa depan. CEO Aprilia, Massimo Rivola, disebut sebagai sosok yang mendorong pembicaraan tersebut. Namun menurut Salucci, VR46 sebenarnya tidak benar-benar mempertimbangkan untuk meninggalkan Ducati.
“Mereka (Aprilia-red) berkeinginan berbicara dengan kami, dan kami menghargai itu. Saya sudah mengenal Massimo Rivola sejak lama,” kata pria yang akrab disapa Uccio, dikutip dari Paddock-GP.
Ia juga mengingat momen ketika Valentino Rossi melakukan tes Formula 1 bersama Ferrari pada 2004, di mana Rivola turut terlibat dalam proses tersebut. Meski demikian, Salucci menegaskan bahwa sejak awal VR46 tidak memiliki niat serius untuk berpisah dari Ducati.
Masih Tahap Negosiasi
Dari sudut pandang Uccio, proses negosiasi dengan Ducati kini hampir rampung. Hanya ada beberapa detail kecil yang masih perlu disepakati sebelum kontrak baru dapat ditandatangani.
“Saya pikir pengumuman bisa datang bulan depan. Kami sangat dekat untuk memperbarui kontrak dengan Ducati,” ujarnya.
Dalam kerja sama yang berjalan saat ini, Ducati memberikan satu motor spesifikasi pabrikan kepada Fabio Di Giannantonio, yang juga telah mendapatkan kontrak langsung dari Ducati sejak 2025. Sementara itu, rekan setimnya, Franco Morbidelli, menggunakan motor Ducati dengan spesifikasi tahun sebelumnya dalam dua musim terakhir.
Meski kesepakatan hampir tercapai, pengumuman resmi kemungkinan masih bergantung pada negosiasi yang sedang berlangsung antara para pabrikan dan pihak MotoGP terkait masa depan kompetisi setelah 2026. Saat ini, sejumlah pabrikan seperti Ducati, Aprilia, Yamaha, dan KTM masih berdiskusi dengan pemilik hak komersial MotoGP, MotoGP Sports Entertainment.
Sementara itu, Honda dikabarkan mengambil jarak dari pembicaraan tersebut. Karena belum adanya kesepakatan jangka panjang antara MotoGP dan para pabrikan setelah 2026, banyak tim juga menunda pengumuman susunan pembalap untuk musim 2027.
Langkah ini diyakini sebagai bagian dari strategi negosiasi agar para pabrikan dapat memperoleh kesepakatan terbaik terkait masa depan mereka di MotoGP.
Sumber: Tribunsport
