Kebakaran Permukiman di Pulau Kijang Hanguskan Puluhan Rumah, Ratusan Warga Terdampak

SELASIHMEDIA.COM – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dan menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat setempat. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB itu menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Api dengan cepat menyebar di antara rumah-rumah warga yang berdempetan, sehingga menyulitkan proses pemadaman dan memperparah kerusakan yang terjadi.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, total terdapat 107 rumah yang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 79 rumah dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Sementara itu, 9 rumah lainnya mengalami kerusakan berat, dan 19 rumah tercatat mengalami kerusakan ringan. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria, menjelaskan bahwa pendataan masih terus dilakukan guna memastikan seluruh korban dan kerugian dapat teridentifikasi dengan baik.

Akibat kebakaran tersebut, para korban untuk sementara waktu harus mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat atau keluarga terdekat. Kondisi ini terjadi karena hingga saat ini belum tersedia fasilitas penampungan sementara maupun tenda pengungsian di lokasi kejadian. Warga terpaksa berpencar dan bergantung pada bantuan keluarga sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

BPBD Inhil bersama Dinas Sosial Kabupaten Inhil kini tengah melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban terdampak. Selain itu, kedua instansi tersebut juga sedang berkoordinasi untuk segera menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan. Upaya ini dilakukan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pokok akibat musibah tersebut. Pemerintah setempat juga terus menjalin komunikasi dengan pihak kecamatan guna memastikan proses penanganan berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.

Proses pemadaman api dalam kejadian ini berlangsung cukup lama. Petugas pemadam kebakaran dibantu oleh warga setempat harus berjibaku selama hampir tiga jam untuk mengendalikan kobaran api. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.00 WIB. Keterbatasan akses dan kondisi permukiman yang padat menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Selain itu, total kerugian materi akibat peristiwa ini juga belum dapat ditaksir secara pasti. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat dalam penanganan pascabencana, termasuk penyediaan tempat pengungsian yang layak serta distribusi bantuan yang merata bagi seluruh korban terdampak.

Sumber: Tribunpekanbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *