SELASIHMEDIA.COM – Pemerintah Kota Dumai secara resmi melakukan penutupan sementara terhadap akses Jembatan Sungai Masjid lama yang menghubungkan wilayah Kecamatan Dumai Barat dengan Sungai Sembilan. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya preventif guna mencegah kerusakan infrastruktur yang semakin parah serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat. Kondisi fisik jembatan saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan dengan adanya lubang menganga yang cukup lebar di badan jembatan. Kerusakan tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama bagi para pengendara roda dua dan anak-anak yang kerap melintasi jalur tersebut.
Camat Sungai Sembilan, Gafar, mengonfirmasi bahwa penutupan akses telah diberlakukan sejak Selasa, 21 April 2026. Menurutnya, kebijakan ini tidak dapat ditunda lagi karena kondisi jembatan yang sudah rusak berat dapat mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan. Sebagai solusi jangka pendek agar mobilitas masyarakat dan kegiatan industri tetap berjalan, arus lalu lintas kini dialihkan sepenuhnya melalui jembatan duplikat Sungai Masjid yang berada tepat di sampingnya. Gafar juga mengapresiasi gerak cepat Wali Kota Dumai, Paisal, yang secara intensif melakukan koordinasi ke tingkat provinsi untuk memastikan perbaikan jembatan lama tersebut menjadi prioritas pembangunan pada tahun anggaran ini.
Wali Kota Dumai, Paisal, mengungkapkan bahwa perjuangan Pemerintah Kota Dumai telah membuahkan hasil nyata. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) dipastikan akan memulai pengerjaan fisik perbaikan Jembatan Sungai Masjid pada tahun 2026 ini. Anggaran untuk renovasi infrastruktur vital tersebut telah disiapkan, sehingga diharapkan proses perbaikan dapat segera dilaksanakan tanpa hambatan teknis.
Paisal menekankan bahwa jembatan ini merupakan urat nadi ekonomi yang sangat strategis karena menghubungkan Kelurahan Purnama dengan kawasan industri di Kelurahan Lubuk Gaung. Kelancaran arus logistik dan mobilitas harian warga sangat bergantung pada kondisi jembatan ini. Oleh karena itu, ia meminta dukungan serta doa dari seluruh lapisan masyarakat agar proyek pembangunan yang dimulai tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu. Dengan perbaikan permanen ini, diharapkan tidak ada lagi kendala infrastruktur yang menghambat aktivitas ekonomi maupun kenyamanan warga di masa mendatang.
Sumber: Tribunpekanbaru
