Lapas Pekanbaru Laksanakan Salat Id dan Penyerahan Remisi kepada Warga Binaan

SELASIHMEDIA.COM – Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dalam pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan keagamaan tersebut diikuti oleh seluruh warga binaan bersama petugas lapas, dan berlangsung dengan tertib serta lancar di Masjid At-Taubah Lapas Pekanbaru pada Sabtu (21/3/2026).

Pelaksanaan Salat Idulfitri ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, sekaligus mempererat rasa persaudaraan di antara sesama. Dalam khutbah yang disampaikan, para jemaah diajak untuk menjadikan hari kemenangan sebagai titik awal dalam melakukan perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik, baik dari segi spiritual maupun perilaku sehari-hari. Setelah pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idulfitri kepada warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada perwakilan warga binaan yang memenuhi syarat untuk menerima hak tersebut. Dari total jumlah warga binaan di Lapas Pekanbaru, sebanyak 1.414 orang mendapatkan Remisi Khusus (RK) Idulfitri.

Dengan rincian, sebanyak 1.409 orang menerima Remisi Khusus I berupa pengurangan sebagian masa pidana, sementara 5 orang lainnya memperoleh Remisi Khusus II yang memungkinkan mereka langsung bebas pada hari itu.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk perhatian dan penghargaan dari negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap positif selama menjalani masa pembinaan.

“Remisi ini adalah hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Yuniarto.

Ia juga menambahkan bahwa khusus bagi warga binaan yang memperoleh Remisi Khusus II dan langsung bebas, diharapkan dapat menjadikan momentum Idulfitri sebagai awal dari kehidupan yang baru dan lebih baik.

“Kami berpesan kepada warga binaan yang hari ini langsung bebas agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif, menjaga diri, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” tambahnya.

Pihak Lapas Pekanbaru berharap bahwa pemberian remisi ini tidak hanya menjadi bentuk pengurangan masa hukuman, tetapi juga mampu mendorong warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pribadi, serta tidak kembali melakukan pelanggaran hukum di masa mendatang.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Idulfitri di Lapas Kelas IIA Pekanbaru ini mencerminkan upaya pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek hukum semata, tetapi juga menekankan pada pembentukan karakter, nilai moral, dan spiritual warga binaan.

Dengan demikian, perayaan Idulfitri di lingkungan lapas tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, melainkan juga menjadi sarana refleksi diri serta titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *