SELASIHMEDIA.COM – Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Diskoperindag) Kabupaten Pelalawan menyatakan bahwa ketersediaan serta harga bahan pokok di wilayah tersebut tetap dalam kondisi terkendali hingga memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pengawasan dan koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama para pelaku pasar berjalan dengan baik selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Pergerakan harga sembako juga terpantau stabil hingga H-2 Idul Fitri tanpa adanya lonjakan signifikan di pasaran. Stabilitas ini terlihat dari hasil pemantauan terhadap 20 jenis komoditas utama yang secara rutin diperiksa setiap hari oleh pihak Diskoperindag. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi spekulasi harga maupun gangguan distribusi yang dapat berdampak pada masyarakat.
“Sampai menjelang Idul Fitri kemarin, harga-harga stabil semuanya. Ini cukup bagus dan sangat membantu masyarakat,” kata Kepala Diskoperindag Pelalawan, Hanafie kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (22/3/2026).
Memasuki hari pertama dan kedua Lebaran, aktivitas pasar mulai mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sebagian besar pedagang di pasar memilih tutup sementara karena memanfaatkan momen Lebaran untuk beristirahat dan pulang ke kampung halaman.
Di sisi lain, jumlah pembeli juga berkurang karena masyarakat umumnya telah memenuhi kebutuhan mereka sebelum hari raya. Mayoritas warga memang telah melakukan pembelian kebutuhan pokok sejak beberapa hari sebelum Lebaran sebagai persediaan selama masa libur Idul Fitri. Pola belanja seperti ini menjadi hal yang umum terjadi setiap tahunnya, sehingga aktivitas pasar cenderung menurun setelah hari raya tiba.
“Pas H-1 sudah mulai banyak tutup. Hanya pedagang ayam, daging, dan bumbu yang banyak diserbu,” tambah Hanafie.
Ia juga menjelaskan bahwa stok bahan pangan yang tersedia saat ini dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran berlangsung. Kesimpulan tersebut didasarkan pada hasil pemantauan langsung Diskoperindag ke sejumlah gudang penyimpanan, distributor, serta pemasok sembako di wilayah Pelalawan sebelum memasuki masa libur Idul Fitri.
Distribusi bahan pokok dari daerah penghasil juga dilaporkan tetap berjalan lancar tanpa adanya kendala transportasi hingga menjelang hari raya. Selain itu, tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan pada komoditas tertentu di lapangan, sehingga pasokan barang di tingkat pedagang tetap terjaga dengan baik.
Dengan demikian, seluruh kebutuhan bahan pangan utama masyarakat masih tersedia secara memadai di tingkat pedagang, baik di pasar tradisional maupun jaringan distribusi lainnya. Kondisi ini memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama perayaan Idul Fitri.
“Stok aman dan harga terjaga, itu harapan kita sejak awal ramadhan kemarin. Fluktuasi sedikit itu hal biasa, tapi normal,” tandas Hanafie.
Pihak Diskoperindag turut mengapresiasi peran aktif para distributor, pengecer, dan pemasok sembako di Pelalawan yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga serta ketersediaan barang. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha ini dinilai sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat tetap stabil, khususnya menjelang dan selama periode Lebaran.
“Terimakasih atas kerja sama para distributor dan pelaku pasar lainnya. Semoga bisa tetap bertahan dan terjaga sampai lebaran,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, kondisi pasokan dan harga bahan pokok di Kabupaten Pelalawan selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam situasi yang aman, stabil, dan terkendali. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme distribusi serta pengawasan yang dilakukan berjalan efektif, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik tanpa adanya gejolak berarti di pasaran.
Sumber: TribunPekanbaru.com
