Pemko Pekanbaru Beri Insentif Ramadan untuk Guru PPPK, NIB, dan Honor Komite

SELASIHMEDIA.COM – Sebanyak 2.401 guru dan tenaga pendidik di Pekanbaru menerima insentif khusus Ramadan 1447 Hijriah dari pemerintah daerah. Bantuan tersebut telah disalurkan lebih awal agar dapat dimanfaatkan oleh para penerima menjelang perayaan Idul Fitri.

Program pemberian insentif ini ditujukan bagi berbagai kategori tenaga pendidik yang selama ini berperan dalam kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru. Penerima insentif tersebut meliputi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, guru yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), serta guru honor komite yang bertugas di berbagai sekolah.

Masing-masing guru dan tenaga pendidik yang termasuk dalam program tersebut menerima insentif Ramadan sebesar Rp500.000. Dana ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, terutama di tengah meningkatnya pengeluaran rumah tangga pada masa tersebut.

Selain insentif dasar tersebut, pemerintah daerah juga memberikan tambahan bantuan khusus bagi guru honor komite. Para guru yang berada dalam kategori tersebut memperoleh tambahan insentif sebesar Rp600.000 pada momen Lebaran tahun ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik yang selama ini telah berkontribusi dalam dunia pendidikan.

“Selain gaji, ada Insentif Ramadan. Sedangkan khusus honor komite, juga mendapat tambahan insentif,” terang Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy kepada Tribunpekanbaru.com.

Ia menambahkan bahwa penyaluran insentif tidak hanya diberikan kepada guru di sekolah formal. Pemerintah juga menyalurkan bantuan serupa kepada para guru yang mengajar di lembaga pendidikan keagamaan di Pekanbaru.

Beberapa di antaranya adalah guru yang mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), pondok pesantren, serta lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Islam seperti Raudhatul Athfal (RA). Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan para pengajar yang selama ini turut berperan dalam pendidikan keagamaan di masyarakat.

Selain insentif Ramadan, pemerintah daerah juga telah menyalurkan berbagai bentuk tunjangan lainnya kepada guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara. Para guru dan tenaga pendidik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PPPK telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang dikenal sebagai gaji ke-14.Tidak hanya itu, mereka juga telah menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk bulan Februari 2026 serta TPP ke-14 yang diberikan menjelang Lebaran.

“Alhamdulillah untuk kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, kita sudah salurkan THR gaji 14, lalu TPP bulan Februari dan TPP 14,” paparnya.

Tommy juga menyampaikan bahwa berbagai bantuan yang telah diberikan pemerintah tersebut disambut baik oleh para guru. Sebagai bentuk rasa syukur, sejumlah tenaga pendidik di Pekanbaru bahkan turut menggelar kegiatan sosial selama bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut dilakukan di lingkungan sekolah dengan melibatkan para siswa serta orang tua murid. Bentuk kegiatannya antara lain berbagi makanan, paket sembako, maupun kegiatan sosial lainnya yang bertujuan mempererat hubungan antara guru, siswa, dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan berbagi tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para peserta didik sejak dini. Selain memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya berbagai program bantuan serta insentif yang diberikan menjelang Lebaran, pemerintah berharap kesejahteraan para guru dan tenaga pendidik di Pekanbaru dapat terus meningkat. Dukungan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi para pendidik untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mencerdaskan generasi muda di Kota Pekanbaru.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *